Follow Us :
Mahasiswa PPL HKI STAIN Majene Bersama mahasiswa PPL IAIN Parepare dan Kemenag Ukur Arah Kiblat Musala Darul Arsyad

Mahasiswa PPL HKI STAIN Majene Bersama mahasiswa PPL IAIN Parepare dan Kemenag Ukur Arah Kiblat Musala Darul Arsyad

MAJENE, 20 Oktober 2026 – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berkolaborasi dengan mahasiswa PPL Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Majene dalam kegiatan pengukuran arah kiblat pembangunan Musala Darul Arsyad, yang berlokasi di Lingkungan Sigeri, Kelurahan Baruga Dhua, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan 9 Jumadil Awal 1448 H.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dan instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya untuk memastikan ketepatan arah kiblat dalam pembangunan sarana ibadah.

Pengukuran arah kiblat ini turut dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah Ilmu Falak Program Studi HKI STAIN Majene berdasarkan surat permohonan tim ahli STAIN Majene No: B/428/Kk.31.02/6/BA.03/10/2026, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Majene, beserta staf yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Pelaksanaan pengukuran arah kiblat merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan musala. Penentuan arah kiblat yang tepat diperlukan agar orientasi bangunan, khususnya posisi saf salat, sesuai dengan arah Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPL memperoleh kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan teoretis yang dipelajari selama perkuliahan dengan praktik langsung di masyarakat. Ilmu Falak sebagai salah satu bidang kajian dalam Program Studi Hukum Keluarga Islam memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan ibadah, termasuk penentuan arah kiblat, waktu salat, dan kalender Hijriah.

Keterlibatan mahasiswa dari STAIN Majene dan IAIN Parepare juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam. Selain meningkatkan pengalaman lapangan, kegiatan tersebut mendorong mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis, kemampuan bekerja sama, serta kepekaan terhadap kebutuhan keagamaan masyarakat.

Sementara itu, keterlibatan Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Majene menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam mendukung pelayanan keagamaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengukuran arah kiblat Musala Darul Arsyad diharapkan dapat menjadi dasar yang tepat untuk kelanjutan pembangunan musala, sehingga nantinya dapat digunakan oleh masyarakat sebagai tempat ibadah yang lebih nyaman dan tenang.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan implementasi keilmuan Ilmu Falak dalam kehidupan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Program Studi Hukum Keluarga Islam STAIN Majene terus mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan pengabdian dan pelayanan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi lain serta Kementerian Agama.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik, penguatan kompetensi mahasiswa, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat Kabupaten Majene. (IDN/20/10/26)